Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Sempat Video Call Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:38:00 WIB
7 Fakta Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Nomor 5 Bikin Merinding
Petugas mengevakuasi ASN Bangkalan yang ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, menegaskan bahwa jajarannya masih terus mendalami kasus yang sempat menggegerkan pengunjung Bandara Juanda ini. 

Polisi tengah mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melacak rekaman kamera pengawas (CCTV) di area parkir bandara guna mengetahui kronologi masuknya mobil dinas tersebut. 

"Proses penyelidikan masih terus berlangsung intensif di lapangan, sambil kami menunggu hasil visum resmi dan uji Labfor dari Polda Jatim," tegas AKP Siko saat dikonfirmasi via telepon.

Tim medis mengevakuasi jasad ASN Pemkab Bangkalan yang ditemukan membusuk dalam mobil di parkiran Bandara Juanda. (Foto: iNews)
Tim medis mengevakuasi jasad ASN Pemkab Bangkalan yang ditemukan membusuk dalam mobil di parkiran Bandara Juanda. (Foto: iNews)

4. Mayat Korban Ditemukan Dalam Mobil

Jasadnya diduga sengaja dibawa dan dibuang ke Bandara Juanda dalam kondisi sudah meninggal dunia. Saat ditemukan pada Rabu siang, jenazah RYS berada di kursi penumpang depan dengan kondisi jok yang direbahkan, mobil terkunci dari luar, dan kunci kontak dibawa kabur pelaku. 

Pihak keluarga kini menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada pihak kepolisian dan berharap pria misterius yang terakhir kali bersama korban saat di Pujon maupun yang terekam di Juanda dapat segera diringkus.

5. Ditemukan Bekas Kekerasan 

Berdasarkan hasil autopsi tim forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, ditemukan adanya indikasi bekas kekerasan pada tubuh korban. 

Dokter forensik menemukan luka robek di bagian belakang telinga kiri korban yang diduga kuat akibat hantaman kekerasan benda tumpul. 

Proses autopsi yang digelar sejak Rabu malam juga mengungkap sejumlah tanda-tanda asfiksia atau kekurangan oksigen pada tubuh korban. Petugas menemukan adanya pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata, serta warna kebiruan pada selaput lendir bibir bagian atas dan bawah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut