Di tengah pandemi Covid-19 dan kasus yang terus meningkat, Avigan banyak dicari warga sehingga memicu harganya melonjak. Pemerintah akhirnya menetapkan harga eceran tertinggi (HET) lewat Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 untuk Avigan 200 mg yang tidak boleh melebihi Rp22.500.
Di cuitannya yang lain, Dokter Lois juga mengkritik penerapan PPKM Darurat. "PPKM kok terjadwal?? Sampai tgl 20 ada apa??," ujarnya.
2. Kritik Keras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Dalam cuitannya, Dokter Lois mengkritik keras tindakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena menutup kantor yang dianggap melanggar PPKM Darurat, belum lama ini. Bahkan, dia menyebut orang nomor satu di DKI Jakarta itu tidak punya otak merespons cuitan Ariza Patria terkait penutupan kantor di kawasan Rasuna Said, Kelurahan Setiabudi, Jakarta Selatan karena tidak menerapkan batasan kapasitas.
"Pemimpin yg menolak kebenaran karena Tidak punya otak!!," cuitnya.
3. Sebut IDI "Takut Institusinya Terbongkar"
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tak luput dari kritikan pedas Dokter Lois. Dalam salah satu cuitannya, dia menilai IDI tidak memahami soal Covid-19.
"IDI takut institusinya terbongkar. Jadi relawan di wisma atlit?? Permintaan orang dungu yg tidak punya otak Krn tidak bisa menilai Fakta di depan mata Krn hasil cuci otak!! Pemahaman Covid19 hanya di bukakan kepada orang2 yg Berhikmat.Tidak kepada Manusia2 serakah dan Egois!," tulisnya.