6 Fakta Balita 2,5 Tahun Disiksa Calon Ayah Tiri, Nomor 3 Bikin Jengkel
5. Tim Medis dan Psikolog Dampingi Korban
Selain luka fisik, balita korban penyiksaan juga mengalami trauma psikis yang luar biasa. Karena itu tim medis dan psikolog terus membantu proses pemulihan korban selama perawatan di RS Hasta Brata Kota Batu.
Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menyatakan, korban telah didampingi tim dokter dan psikolog dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).
"Saat ini didampingi petugas medis dari rumah sakit, dibantu rekan – rekan dari psikolog dari P2TP2A Kota Batu memberikan trauma healing," ujarnya.
6. Ibu Korban Diam karena Takut Tak Dinikahi Pelaku
Tindakan penganiayaan kepada N ini sebenarnya telah diketahui oleh ibu korban. Namun ibu korban memilih diam tanpa berani melapor kepada pihak berwajib maupun keluarganya.
Selain karena takut dengan pelaku, Ibu korban juga khawatir batal dinikahi pelaku. "Rencananya, tersangka akan menikahi ibu korban dalam waktu dekat. Sehingga ibunya tidak melapor, karena merasa tertekan dan takut jika tidak dinikahi oleh tersangka," ujar Nyoman Yogi.
Editor: Ihya Ulumuddin