Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan
Advertisement . Scroll to see content

4 Tokoh Penting Batal Masuk Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Ini Namanya

Jumat, 21 September 2018 - 16:35:00 WIB
4 Tokoh Penting Batal Masuk Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Ini Namanya
Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin (kacamata) bersama para petinggi partai koalisi pengusung long march menuju Kantor KPU Jatim, Jumat (21/9/2018). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, penyerahan daftar tim kampanye Jokowi-Ma'ruf diikuti semua ketua dari partai pengusung. Mereka mendatangi Kantor KPU Jatim diiringi musik rebana dan perkusi, serta membawa arak-arakan reog dan kesenian tradisional lainnya. Mereka berjalan kaki mulai dari Kantor DPW PPP di Jalan Tenggilis Surabaya.

Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa sebelumnya sudah angkat bicara soal namanya yang dimasukkan ke TKD Jokowi-KH Ma’ruf Amin wilayah Jatim. Khofifah mengaku tak pernah dikonfirmasi sebelumnya. Tapi andai dikonfirmasi pun, dia akan menolak karena sejak awal memilih bergerak untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf lewat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) yang dibangunnya berskala nasional, bukan sebatas regional Jatim.

"Saya sebetulnya ingin lebih fokus pada jaringan kiai santri saja. Saya sudah mengomunikasikan dengan teman-teman, tidak hanya di Jatim. Terutama dari sembilan provinsi yang basis voters-nya signifikan. Rasanya kami akan membangun komunikasi ala kami,” kata Khofifah.

Untuk diketahui, pada pengumuman Surat Keputusan (SK) TKD Jokowi-Ma’ruf Amin pada Rabu (19/9/2018), nama Khofifah Indar Parawansa,  Emil Dardak KH Asep Syaifudin Chalim dan Dahlan Iskan sebelumnya masuk dalam daftar. Posisinya sebagai dewan pengarah dan penasihat. Khusus untuk Khofifah dan Emil bahkan masuk setelah revisi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut