3 Jalur Alternatif Bandung-Surabaya yang Lebih Sepi, Hemat Waktu dan Cocok untuk Perjalanan Jarak Jauh!
Jalur ini direkomendasikan jika ruas tol utama menuju Jawa Tengah padat atau terjadi penyempitan lajur. Keluar dari tol di wilayah Kertajati memungkinkan pengendara mengambil jalur Pantura yang relatif lancar.
Rute:
Bandung → Tol Cipularang → Tol Cipali → Exit Kertajati → Jatiwangi → Cirebon → Losarang → Indramayu → Patrol → Brebes → Tegal → Pemalang → Pekalongan → Batang → Kendal → Semarang → Tol Semarang–Solo → Madiun → Kertosono → Mojokerto → Surabaya
Kelebihan:
Bisa menghindari titik padat seperti Palimanan atau Kalikangkung.
Banyak pilihan kuliner Pantura seperti nasi jamblang, empal gentong, hingga seafood pesisir.
Jalan Pantura cukup lebar dan ramai sehingga relatif aman.
Kekurangan:
Beberapa titik Pantura rawan kepadatan akibat aktivitas lokal.
Cuaca panas di wilayah pesisir dapat membuat perjalanan terasa melelahkan.
Rute ini cocok untuk pengendara yang ingin tetap cepat namun tetap menghindari hambatan di jalan tol.
Rute ini sedikit mirip dengan jalur Tasik, namun melewati Garut sehingga memberikan alternatif tambahan sekaligus menawarkan pemandangan alam yang lebih variatif.
Rute:
Bandung → Garut → Wanaraja → Cikajang → Pameungpeuk → Cikajang–Cilawu → Singaparna → Tasikmalaya → Banjar → Cilacap → Sumpiuh → Purwokerto → Banyumas → Banjarnegara → Wonosobo → Temanggung → Magelang → Solo → Ngawi → Madiun → Surabaya
Kelebihan:
Melewati jalur pegunungan dengan udara sejuk.
Banyak titik wisata yang bisa dijadikan tempat singgah seperti Kawah Kamojang, Garut, Wonosobo, dan Magelang.