Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Hari Ini Guncang Malang Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

10 Pesilat PSHT Keroyok Pelajar SMK di Malang hingga Tewas Jadi Tersangka

Jumat, 13 September 2024 - 14:55:00 WIB
10 Pesilat PSHT Keroyok Pelajar SMK di Malang hingga Tewas Jadi Tersangka
Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih saat ekspose tersangka pengeroyok siswa SMK hingga tewas yang merupakan pesilat PSHT. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Polisi menetapkan 10 pesilat anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sebagai tersangka pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar SMK di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Enam orang di antaranya berstatus anak di bawah umur.

Wakapolres Malang Kompol Imam Mustolih mengatakan, 10 tersangka itu merupakan pesilat yang mengeroyok korban berinisial ASA (17) warga Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang di dua lokasi berbeda.

TKP pertama Jalan Raya Sumbernyolo pada 4 September, ada lima tersangka dengan tiga di antaranya anak-anak berstatus pelajar. Mereka yakni Achmat Ragil R (19), Ahmad Erfendi alias Somad (20), lalu tiga tersangka anak berinisial MAS (17), RAF (17) dan VM (16). Kelimanya warga Dusun Mojosari, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Selanjutnya TKP kedua di Petren Ngijo, Dusun Kedawung, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso pada 6 September dengan total tujuh tersangka yakni Iman Cahyo Saputro (25) warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu dan Muhammad Andika (19) warga Dusun Mojosari, Desa Ngenep, Karangploso.

Berikutnya tiga anak-anak yakni PIAH (15), RH (15), RFP (15) warga Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Lalu ada orang anak yang ikut di TKP pertama yakni VM (16) dan RAF (17).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut