Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver
Advertisement . Scroll to see content

Weekend Story: Menyingkap Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang

Minggu, 01 Desember 2024 - 07:05:00 WIB
Weekend Story: Menyingkap Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang
Weekend Story: Menyingkap Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang. (Foto: iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

Komnas HAM telah meminta keterangan 14 orang dan mengumpulkan informasi lainnya dari sejumlah sumber. "Masih analisis terhadap versi masyarakat dan kepolisian. Tentu Komnas masih melakukan pendalaman karena kami masih harus memeriksa saksi-saksi lain," katanya.

Polda Jateng Pastikan Penyelidikan Transparan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio memastikan, siapa pun yang terbukti melakukan tindakan salah dalam insiden ini harus bertanggung jawab. Proses autopsi terhadap jenazah, kata dia dilaksanakan atas persetujuan keluarga korban. 

Selama proses ekshumasi dihadiri polisi, keluarga dan warga sekitar. "Penegakan hukum adalah prioritas utama dalam kasus ini dan penyelidikan akan dilakukan secara transparan," ujarnya, Jumat (29/11/2024).

Jejak Digital Kunci Pengungkapan Kasus

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai jejak digital penting untuk mengungkap kasus siswa SMK Negeri 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy tewas ditembak polisi. Bukti digital yang diperoleh di lokasi kejadian menjadi kunci untuk mengidentifikasi rangkaian peristiwa secara akurat. 

"Salah satu jejak digital itu sangat membantu, semoga itu menjadi proses yang utama dalam dalam penegakan (keadilan) ini," kata Komisioner Kompolnas  Choirul Anam saat mendatangi rumah kakek korban di Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2024). 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut