Weekend Story: Menyingkap Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang
“Kami sepakat makam cucu saya ini dibongkar untuk diautopsi supaya jelas penyebab kematiannya. Sebab, sejak dibawa pulang ke rumah duka di Sragen, jenazah korban sudah di peti mati dan hanya bisa dilihat wajahnya oleh keluarga,” kata Samin, Kakek korban.
Desakan keluarga korban ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Mereka menilai, kasus ini harus diusut secara transparan dan akuntabel.
Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dinilai sedang diuji dalam kasus ini. Polisi harus membuktikan bahwa mereka bekerja secara profesional dan tidak ada upaya untuk melindungi oknum yang bersalah.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menurunkan tim ke Semarang untuk mengumpulkan sejumlah keterangan. Selain mendatangi lokasi kejadian di Jalan Candi Penataran Semarang Barat dan lokasi lain, Komnas HAM juga mengumpulkan keterangan dari masyarakat, termasuk Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.
"Kami melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan fakta-faktanya," kata Komisioner Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing di Semarang, Jumat (29/11/2024).