Wayang dan Gong dari Batu Ditemukan di Sragen, Diduga dari Zaman Mataram Kuno
“Jadi temuan batu bentuk gamelan dan wayang, ada yang bentuk gong, saron, gambang dan sebagainya. Kalau dipukul ada nadanya,” kata Lilik.
Dia menyampaikan, terdapat 26 titik kumpul batu. Pihaknya membagi menjadi 2 kelompok, yakni untuk kelompok lokasi primer dengan luas 10x15 meter persegi ada 16 titik.
Di lokasi tersebut Ada batu yang berbentuk wayang Srikandi. Lantas untuk lokasi di luar primer ada 10 titik. ”Kami masih melakukan penomoran oleh Yayasan Palapa Sukowati,” ujarnya.
Sejauh ini model wayang ditemui ada 3 secara terpisah, yakni wayang Batara Guru di lokasi primer, berbentuk kuda di radius 200 meter, gunungan wayang di radius 210 meter dan gambang di radius 220 meter.
”Jadi wayangnya dari batu dengan tebal kurang lebih 10 centimeter, lantas ditatah berberbentuk wayang,” ucapnya.