Wayang dan Gong dari Batu Ditemukan di Sragen, Diduga dari Zaman Mataram Kuno
”Sudah lama ini, sejak saya belum ada. Tapi belum ada yang dikondisikan seperti sekarang. Kalau sekarang batu-batu yang terpencar dikumpulkan,” kata Samto, Kamis (17/3/2022).
Dikatakannya, keberadaan benda-benda itu kurang ada perhatian. Bahkan sebelumnya banyak yang mengambil batu untuk kebutuhan bahan bangunan. Warga awalnya hanya menganggap batu biasa, namun ternyata berbentuk gamelan dan wayang.
”Setelah ini, kami ajukan ke pemerintah untuk penanganan selanjutnya. Selama bisa bermanfaat bagi kemajuan Desa Jenar,” ucapnya.
Dia menyampaikan, untuk lokasi tersebar tidak merata. Ada yang di lahan warga, ada pula yang berada di tanah kas desa. Namun kebanyakan di lahan yang tidak produktif. Rata-rata terkumpul di lahan sekitar 25 meter persegi, dan ada juga yang sampai 50 meter persegi.
Tim Expedisi Sukowati di Sragen sekaligus Bendahara Yayasan Palapa Mendira Harja Cabang Sragen, Lilik Mardiyanto mengatakan, pihaknya sudah menduga lokasi tersebut tidak hanya tumpukan batu biasa. Setelah dipelajari ternyata punya keistimewaan.