Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Warga Srandakan Bantul Tolak Penambangan Pasir Progo dengan Alat Berat

Selasa, 17 Maret 2020 - 23:30:00 WIB
Warga Srandakan Bantul Tolak Penambangan Pasir Progo dengan Alat Berat
Warga dua dukuh di Srandakan, Bantul menggeruduk kantor kecamatan menolak penambangan pasir di Sungai Progo dengan alat berat. (Foto: iNews/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menuturkan, Pemkab Bantul sempat menjanjikan untuk mempertemukan warga dengan calon penambang. Namun itu hanya sebatas wacana dan tidak pernah terealisasi. Belakangan justru surat izin penambangan turun.  

Warga lainnya, Kariyono mengatakan aksi penolakan ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Warga tidak ingin ada penambangan dengan alat berat yang bisa merusak lingkungan.

Warga juga takut bendungan Sungai Progo yang ada di selatan jembatan Srandakan juga akan terdampak.

Menurutnya, amblesnya Jembatan Progo pertama, merupakan dampak dari penambangan pasir menggunakan alat berat. Saat itu penambangan pasir cukup marak dan menjadikan jembatan ambles dan terancam ambruk. Hingga akhirnya dibuat jembatan Srandakan baru disisi selatan.

“Bendunganya sudah mulai rusak masak mau diperparah lagi. Kami menolak penambangan dengan alat berat,” ucapnya. 

Warga juga tidak ingin, dampak penambangan pasir memperparah kondisi sumur warga yang kering. Saat ini hampir radius 200 meter dari sungai, sumur-sumur warga sudah kering. Jika tidak harus diperdalam lagi agar mengeluarkan air.  

“Saat musim kemarau, sumur-sumu warga itu kering. Jangan diperparah lagi,” ucapnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut