Warga Keluhkan Balap Liar, Pemkot Semarang Pasang Pita Kejut
SEMARANG, iNews.id -Pemerintah Kota Semarang akan mengambil langkah-langkah penertiban balap liar guna menciptakan kenyamanan bagi masyarakat. Hal itu merespons keluhan masyarakat mengenai balap liar yang terjadi di beberapa wilayah di Semarang.
"Lokasi yang sering dijumpai adanya balap liar seperti Jalan dr. Cipto, Kalibanteng, Jalan Madukoro, hingga Jalan Arteri. Di lokasi tersebut kita antisipasi dengan memasang pita kejut dan itu efektif," kata Plt Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan, Kamis (12/10).
Danang menjelaskan, saat ini modus yang dilakukan pelaku balap liar yaitu menjadikan perempatan sebagai arena. Mereka memanfaatkan lampu rambu-rambu lalu lintas untuk penanda dimulainya balapan.
"Baru-baru ini di perempatan Bangkong. Jam sebelas malam ke atas seperti itu biasanya. Begitu lampu hijau, mulai," katanya.
Karena itu, pihaknya juga akan memasang pita kejut di lokasi-lokasi baru. Pemkot Semarang melalui Dinas Perhubungan juga menyalakan lampu rambu lalu-lintas menjadi kuning sebagai tanda hati-hati di jam-jam tertentu. Dalam upaya tersebut, Pemkot Semarang juga berkolaborasi dengan Satlantas Polrestabes dalam melakukan razia dan patroli balap liar.