Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dipecat, Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Dibawa ke Mabes Polri Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Ulama dan Cendekiawan Jateng Rapatkan Barisan, Rumuskan Kurikulum Antiradikalisme

Minggu, 04 April 2021 - 18:17:00 WIB
Ulama dan Cendekiawan Jateng Rapatkan Barisan, Rumuskan Kurikulum Antiradikalisme
Gubernur Ganjar Pranowo saat menghadiri FGD Forum Cinta Tanah Air di UIN Walisongo Semarang, Minggu (4/4/2021). (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Ulama dan cendekiawan di Jawa Tengah (Jateng) berkumpul dalam Forum Cinta Tanah Air. Forum itu dibentuk untuk merumuskan kurikulum antiradikalisme dan intoleransi di Jawa Tengah.

Forum Cinta Tanah Air dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren (ponpes) Giri Kusumo Mranggen, Demak, KH Munif Muhammad Zuhri atau yang akrab disapa Mbah Munif. Anggota forum terdiri dari ulama, pengasuh ponpes, rektor dan cendekiawan lainnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi dan mendukung penuh forum ulama dan cendekiawan yang digagas tersebut. Apalagi, forum itu hadir untuk membuat pedoman pengajaran di sekolah sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya paham-paham radikal dan intoleran itu.

"Forum yang dipelopori Mbah Munif ini sangat brilian dan menerobos. Menggabungkan kampus dan pondok pesantren, mereka berkolaborasi untuk membuat kurikulum pendidikan," kata Ganjar saat menghadiri FGD Forum Cinta Tanah Air di UIN Walisongo Semarang, Minggu (4/4/2021).

Ia mengatakan, forum tersebut sangat tepat sebagai jawaban kondisi masyarakat saat ini. Apalagi baru-baru ini, ada aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar dan Mabes Polri  yang dilakukan oleh anak-anak muda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut