UGM Temukan Alat Pengolah Limbah Produksi Batik
Kamis, 23 Januari 2020 - 02:30:00 WIB
Tim Limbah Batik Sehat dari peneliti Kochi University Technologi Jepang, Fean Dafisunjaya Sarian menjelaskan, program ini untuk mewujudkan batik sehat. Masyarakat yang bergerak dalam usaha batik bisa mengedepankan prinsip kesehatan.
"Kami ingin batik ini sehat dan mereka yang terlibat juga tidak terganggu," katanya.
Salah satu perajin batik Umbuk Haryanto, mengatakan selama ini warga mengolah limbah dengan cara manual dan sederhana. Baik dengan model penyulingan dengan diendapkan di beberapa tahapan hingga airnya bening.
"Selama ini tidak ada alatnya dan harapan kita ada alat yang kapasitasnya lebih besar," ucapnya.
Editor: Nani Suherni