UGM Temukan Alat Pengolah Limbah Produksi Batik
KULONPROGO, iNews.id – Pengelolaan limbah batik menjadi kendala yang dihadapi para perajin batik di Kabupaten Kulonprogo. Selama ini, perajin mengelola limbah secara manual dengan cara tradisional.
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menciptakan alat pengolah limbah agar air limbah yang dibuang memenuhi ambang baku.
Alat pengolah limbah ini dibuat oleh dosen dari Fakultas MIPA UGM dengan Tim Limbah Batik Sehat dari peneliti Kochi University Technologi Jepang.
BACA JUGA: Viral, Video Nenek Ditendang dan Diseret di Pasar Gendeng Yogyakarta
Alat ini bisa mengolah limbah batik yang berwarna hitam pekat menjadi air bening mendekati ambang baku normal.
Peneliti di Laboratorium Kimia Analistik Fakultas MIPA UGM Roto Narto Utomo mengatakan, mesin ciptaanya ini menjadi solusi permasalahan limbah batik. Selama ini belum ada mesin yang mampu mengolah limbah batik. Padahal limbah ini cukup berbahaya dan bisa merusak ekosisitem di alam jika dibuang ke sungai.