Tiba di Semarang, Kirab Satu Negeri Zona Rote Didoakan Tokoh Agama
Dia menjelaskan, dari tiga zona dan tim Kirab Satu Negeri beserta masing-masing 17 pataka yang dibawa akan berkumpul menjadi satu di Magelang, Jateng. Selanjutnya akan dikirab menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai titik temu seluruh zona dan puncak Kirab Satu Negeri 2018.
Puncak Kirab Satu Negeri diselenggarakan di Stadion Maguwoharjo Sleman, DIY, pada 26 Oktober 2018 mendatang. Acara itu akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Melalui Kirab Satu Negeri ini, diharapkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia semakin kokoh agar tidak mudah dipecah belah dengan hal-hal yang remeh temeh.
"Kami ingin menyampaikan bahwa kita ini satu negeri, satu bendera merah putih. Maka, mari kita jaga Indonesia bersama-sama,” kata Gus Sholah, sapaan akrabnya, Sabtu (20/10/2018).
Senada diungkapkan tokoh Tionghoa Harianto Halim. Dia menilai sudah semestinya setiap warga Indonesia mencintai negerinya. "Kita ini sudah makan dan minum dari perut bumi Indonesia. Jadi kita ini sama, jadi mari bersatu mencintai Indonesia dengan Pancasila sebagai jargon utama kita," ucap Harianto dengan berapi-api.
Romo Pandita dari perwakilan agama Buddha Dhammatejo Wahyudi menitipkan pesan bahwa dengan adanya Kirab Satu Negeri mempertegas persatuan tanpa sekat. "Kita merasa bersatu tanpa ada batasan-batasan perbedaan di antara kita. Ini esensinya," ujarnya.