Termakan Isu Hoaks Penculikan Anak, 1 Orang di Kendal Tewas Dikeroyok
Kapolsek Weleri, AKP Abdullah Umar mengatakan, motif pengeroyokan ini karena warga terpancing berita hoaks soal penculikan anak di Kendal. Korban yang kerap mondar-mandir di kampung dicurigai sebagai pelaku penculikan anak hingga dikejar dan menjadi bulan-bulanan warga.
“Setelah dikeroyok, korban berjalan pulang sendiri dengan kondisi penuh luka dan memar. Setiba di rumah keluarga korban membawanya ke rumah sakit dan mendapatkan rawat jalan. Namun keesok harinya kondisi korban memburuk dan meninggal dunia,” katanya.

Kapolsek mengatakan, tiga pelaku yang ditangkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di lapangan dan mengautopsi jenazah korban.
“Dari hasil autopsi diketahui korban mengalami patah tulang leher dan beberapa luka lebam di sekujur tubuh. Kami masih memburu pelaku lainnya yang diduga ikut melakukan penganiayaan ini,” katanya.
Akibat perbuatannya, ketiga pelaku yang sudah ditangkap akan dikenakan Pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Editor: Kastolani Marzuki