Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Kerangka Manusia Ditemukan di Ladang Sepi Kendal
Advertisement . Scroll to see content

Termakan Isu Hoaks Penculikan Anak, 1 Orang di Kendal Tewas Dikeroyok

Senin, 05 November 2018 - 22:19:00 WIB
Termakan Isu Hoaks Penculikan Anak, 1 Orang di Kendal Tewas Dikeroyok
Tiga pelaku pengeroyokan korban yang diduga menculik anak di Weleri ditahan di Mapolres Kendal. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

KENDAL, iNews.id – Isu penculikan anak yang ramai di media sosial memakan korban jiwa. Puluhan warga Weleri, Kendal, Jawa Tengah mengeroyok korban yang diduga penculik anak hingga tewas.

Korban yang diketahui bernama Ahmad Fauzi Muslihdikeroyok warga menggunakan kayu dan batu. Korban yang mengalami gangguan jiwa itu sempat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Tidak terima dengan kejadian itu, keluarga korban lantas melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke polisi. Saat ini, tiga pelaku penganiayaan berhasil diamankan polisi, sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. Ketiga pelaku, yakni Ahmad Wahid alias Wahuk, Muhamad Imron alias Gayik, dan Adib Saputro. Mereka semuanya warga Weleri, Kendal.

Informasi diperoleh iNews.id, pengeroyokan ini dilakukan puluhan pemuda dan warga Dukuh Sinom, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, akhir pekan lalu. Warga yang resah dengan isu penculikan anak mencurigai korban Ahmad Fauzi Muslih yang mondar-mandir di depan rumah warga. Mereka kemudian mencoba bertanya namun korban yang mengalami gangguan jiwa ini kabur. Korban kemudian dikejar warga.

Salah satu pelaku, Ahmad Wahib mengaku terpancing dan terpengaruh berita penculikan seperti yang beredar di media sosial. “Saya ikut mengeroyok korban. Jumlah warga saat itu banyak sekali dan ramai-ramai memukul korban dengan kayu dan batu,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut