Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Jombang Meroket Tembus Rp100.000 per Kg
Advertisement . Scroll to see content

Tak Laku Dijual, Cabai Rawit Digunakan Petani di Purbalingga untuk Pakan Ikan

Jumat, 27 Agustus 2021 - 07:24:00 WIB
Tak Laku Dijual, Cabai Rawit Digunakan Petani di Purbalingga untuk Pakan Ikan
Sodik tidak memanen cabainya karena tak laku dijual. Dia memilih cabai rawit digunakan untuk pakan ikan di kolam perswawahan. (iNews/Catur Edi Purwanto)
Advertisement . Scroll to see content

“Tanaman cabai nggak saya panenin karena harga jualnya murah. Untuk perawatannya kan lebih mahal, masalah pupuknya, semprotnya mahal. Jadi saya merasa rugi, mendingan kasih makan ikan,” kata Sodik, petani cabai, Kamis (26/8/2021).

“Kemarin saya jual di pembeli bilang nggak usah dipanen dulu katanya. Jadinya ya sudah nggak dipanen. Sampai busuk ya saya biarkan, buat makan ikan sekalian,” katanya.

Di Desa Karangtalun Purbalingga selama ini mengandalkan tanaman cabai sebagai produk unggulan yang bisa mendatangkan keuntungan besar dibanding tanaman lainya.

Namun sejak satu bulan terakhir, harga cabai terus mengalami penurunan yang berdampak semakin banyaknya petani yang mengalami kerugian.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut