Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS: Jumlah Penduduk Jatim Tembus 42,11 Juta Jiwa
Advertisement . Scroll to see content

Survei Capres 2024: Selisih 2 Persen, Elektabilitas Ganjar Tempel Ketat Prabowo

Rabu, 30 Desember 2020 - 06:29:00 WIB
 Survei Capres 2024: Selisih 2 Persen, Elektabilitas Ganjar Tempel Ketat Prabowo
Elektabilitas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menempel ketat Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam survei capres 2024. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - ElektabilitasGubernur Jawa TengahGanjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menempel ketat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Ke tiga figur tersebut memantapkan posisi 3 besar dalam survei yang dilakukan Polmatrix Indonesia.

"Prabowo Subianto menguat sebagai calon presiden 2024, ditempel ketat oleh Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil, menjadikan posisi tiga besar makin mantap dikuasai oleh ketiga figur tersebut," kata Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto dalam siaran pers, Rabu (29/12/2020).

Dalam tiga bulan terakhir, elektabilitas Prabowo Subianto menguat, setelah sebelumnya sempat turun dari survei pada bulan Mei 2020. Eektabilitas Prabowo mencapai 19,8 persen atau naik dari sebelumnya 18,5 persen (September) dan 18,9 persen (Mei). Disusul Ganjar sebesar 17,1 persen, melesat dari 13,9 persen (September) dan 13,7 persen (Mei).

Sedangkan Kang Emil 15,5 persen, naik terus dari 11,1 persen (September) dan 7,9 persen (Mei). Sementara itu, posisi Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terus melorot. Elektabilitas Anies tersisa 7,0 persen, turun terus dari 10,6 persen (September) dan 12,8 persen (Mei).

Sedangkan Sandiaga Uno 6,3 persen, turun dari 8,4 persen (September) dan 8,6 persen (Mei). Menurut Dendik, rivalitas masih berlangsung di antara para tokoh berlatar belakang kepala daerah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut