Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo
Advertisement . Scroll to see content

Sosialisasi 4 Pilar di Solo, Nabil Haroen: Eks ISIS Pengkhianat NKRI Harus Disanksi

Senin, 10 Februari 2020 - 00:20:00 WIB
Sosialisasi 4 Pilar di Solo, Nabil Haroen: Eks ISIS Pengkhianat NKRI Harus Disanksi
Anggota MPR dari PDIP Nabil Haroen saat menyosialisasikan empat pilar di Solo. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SOLO, iNews.id – Rencana pemulangan WNI eks kombatan ISIS ke Indonesia terus menuai pro kontra. Sebagian besar masyarakat menolak rencana yang diusulakan Menag Fahcrul Razi karena dinilai akan membahayakan keamanan negara.

Anggota MPR, Nabil Haroen mengatakan, pemerintah Indonesia sudah seharusnya mempertimbangkan dan mengkaji dari politik internasional terkait eks kombatan ISIS.

"Negara semisal Inggris, sudah menolak warga negera mereka yang bergabung dengan ISIS. Negara Inggris  sampai sekarang mencabut pasport warga negara mereka yang bergabung ISIS. Untuk Indonesia, kita harus kaji mendalam lagi, bagaimana solusi-solusinya," kata Nabil Haroen di hadapan ratusan warga Solo Raya dalam Sosialisasi Empat Pilar NKRI, Minggu (9/2/2020).

Ketua Umum Pagar Nusa ini menjelaskan, harus ada prioritas dari pemerintah terkait masalah WNI eks-ISIS ini. "Prioritasnya adalah kita tidak mengorbankan kedamaian rakyat banyak, hanya untuk kelompok sedikit yang telah mencederai komitmen terhadap NKRI. Membela ISIS, apalagi lalu membakar paspor, itu mengkhianati negara dan selayaknya harus ada sanksi. Tapi, tentu saja, kita harus melihat kadar kemanusiaan sejauh mana,” katanya.

Selain pertimbangan kemanusiaan, kata dia, juga harus mementingkan keamanan ratusan juta warga Indonesia. “Ini pendekatan Pancasilais, kita perlu memperhatikan keamanan dan perdamaian, juga kemanusiaan yang adil dan beradab," ujar Nabil Haroen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut