Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Siswi SMA di Sragen Diteror karena Tak Pakai Jilbab, Begini Respons Ganjar Pranowo

Kamis, 09 Januari 2020 - 21:30:00 WIB
Siswi SMA di Sragen Diteror karena Tak Pakai Jilbab, Begini Respons Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: iNews/Septyantoro)
Advertisement . Scroll to see content

“Itu sudah termasuk kategori bullying.mengenakan jilbab & menutup aurat memang syar'i bagi muslimah tapi tdk boleh ada pemaksa'an dari siapa pun. hendaknya dijalankan dng didasari kesadaran serta pemahaman diri,” tulis akun Dony Hasan.

Selain di Facebook, Ganjar juga menerima banyak aduan terkait kasus tersebut di Twitter. Salah satunya pengasuh Ponpes Tegalrejo Magelang, KH Yusuf Chudlori. “Rohis terpapar sudah biasa….njur pripun niki pak gub,” tulis M Yusuf Chulory di akun resminya @yusuf_ch.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri saat dikonfirmasi mengatakan, sejak kasus itu mencuat di media sosial pada Rabu (8/1/2020), pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi. Sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendalaman di lapangan.

"Saat ini saya juga sudah berada di Sragen. Kemarin tim sudah turun ke lapangan dan melakukan berbagai tindakan. Alhamdulillah, kasus ini sudah selesai. Semua pihak sudah memberikan penjelasan dan Z juga sudah menerima dan hari ini dia sekolah seperti biasa," kata Jumeri.

Jumeri menerangkan, setelah diklarifikasi, pihaknya menemukan keterangan bahwa yang mengirim pesan teror melalui Whatsapp kepada Z adalah teman Z sendiri. Teror itu bukan dikirim oleh guru, pembina rohis atau kepala sekolah, melainkan teman sebayanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut