Serunya Ngabuburit Ala Komunitas Trail di Semarang, Trabas Jalur Ekstrem sebelum Berbuka
"Ini bukan olah raga kompetisi, buat kami kesemalatan dan keompakan adalah nomor satu, karena tidak semua trabaser sama kemampuanya dalam menjalankan hobi ini", katanya.
Menurutnya, jika pada gastrack atau motocross jalur sudah disediakan, dalam trabas ini trabaser tidak mengetahui apa yang akan dilalui di depan nanti, mengingat jalur bukanlah jalur buatan namun secara alami yang berada di area-area perkebunan.
Salah satu anggota wanita, Vici Anita (34) mengatakan bahwa kegiatan ngabuburit seperti ini sudah biasa dilakukan saat bulan Ramadhan tiba, dan biasanya dilakukan seminggu sekali untuk menjaga stamina dan tidak berhenti sama-sekali bermain trail mengingat mayoritas anggota pasti menjalankan ibadah puasa.
"Makanya saat ini kita pilih jalur yang pendek, sekiranya bisa kita tempuh bersama 3 sampai 2 jam lah, agar badan tidak kaku dan tetap terjaga stamina", ujarnya.
Giyanto alias Cemeng (55), yang juga anggota komunitas yang usianya sudah tidak muda lagi juga mengatakan bahwa kegiatan ngabuburit seperti ini biasa dilakukan setiap bulan puasa, dan sebagai ajang silaturahmi antar anggota.