Sejarah Kerajaan Demak, Kesultanan Islam Pertama di Pulau Jawa
Perbedaan tersebut adalah tidak ada kasta dalam kehidupan bermasyarakat masa Kesultanan Demak. Seluruh lapisan masyarakat dapat melakukan beragam aktivitas tanpa dibeda-bedakan berdasarkan status sosial.
Perlu diketahui bahwa pusat pemerintahan Kerajaaan Demak berlokasi di pesisir utara Pulau Jawa. Oleh sebab itu, perekonomiannya bergantung pada perdagangan laut.
Selama masa kejayaannya, Kerajaan Demak mampu menguasai sebagian besar pelabuhan di Jawa. Beberapa di antaranya adalah pelabuhan di Jakarta, Cirebon, Semarang, Jepara, Tuban, Surabaya, hingga Madura.
Seperti yang telah dijelaskan, kerajaan ini dipimpin oleh keturunan Raden Patah. Kemudian di beberapa daerah kekuasaannya, Kerajaan Demak akan mengutus seorang adipati untuk memimpin wilayah bawahannya tersebut.
Keruntuhan Kerajaan Demak disebabkan karena masalah internal istana dan eksternal. Masalah internal yang dimaksud meliputi perebutan kekuasaan.