Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji
Advertisement . Scroll to see content

Sebarkan Islam Agama Rahmah, GP Ansor Sampaikan Seruan Nusantara

Jumat, 23 November 2018 - 19:30:00 WIB
Sebarkan Islam Agama Rahmah, GP Ansor Sampaikan Seruan Nusantara
Presiden Jokowi menerima salah satu pataka (Bendera) Merah Putih dari Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jateng. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gerakan Pemuda Ansor menyampaikan Seruan Nusantara mengajak semua pihak yang memiliki kehendak baik dari semua agama dan kebangsaan untuk bergabung bersama membangun konsensus global, mencegah dijadikannya Islam sebagai senjata politik, baik oleh Muslim maupun non-Muslim.

GP Ansor juga menyerukan semua pihak untuk bersama-sama memupus maraknya kebencian komunal, melalui perjuangan untuk mewujudkan tata dunia yang ditegakkan di atas dasar perhormatan terhadap kesetaraan hak dan martabat bagi setiap manusia.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Seruan Nusantara itu dilakukan karena ingin konsensus kebangsaan Indonesia tetap kokoh; Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 tetap menjadi pengikat bagi bangsa yang sangat majemuk ini.

"Kita semua geram dengan fakta masih adanya sekelompok kecil orang yang tidak bisa menghargai jasa para pahlawan dan pendiri bangsa dengan berupaya mengubah Pancasila, NKRI dan UUD 1945 yang telah kita sepakati dengan dasar negara lain, dengan bentuk negara lain dan konstitusi negara yang lain," kata Gus Yaqut pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Pahlawan di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (22/11/2018) malam.


Gus Yaqut mengatakan, GP Ansor juga prihatin dengan dinamika yang terjadi di Timur Tengah dan sekitarnya, dimana konflik-konflik mengatasnamakan agama, khususnya Islam, yang sedang berlangsung. Apalagi, pengaruhnya sudah mulai masuk ke Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut