Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman
Advertisement . Scroll to see content

Sambung Hidup dengan Kerja, Mahasiswa Ini Bingung Kafenya Ditutup karena Corona

Sabtu, 25 April 2020 - 14:45:00 WIB
Sambung Hidup dengan Kerja, Mahasiswa Ini Bingung Kafenya Ditutup karena Corona
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menemui mahasiswa yang menghuni di rusunawa (Foto: Dok humas Pemprov Jateng)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Seorang mahasiswi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) harus bekerja di kafe untuk menyambung hidup. Dia memutuskan tak pulang kampung, namun kiriman uang dari orangtuanya tiga bulan terakhir masih belum diterima.

Mahasiswi tersebut yakni Ratih Ester Nababan asal Tapanuli Sumatera Utara. Dia tercatat sebagai mahasiswa semester 8 Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

"Sekarang kerja part time di kafe. Satu hari kerjaannya enam jam. Tapi kafenya mau tutup," kata Ester yang mengaku sebagai anak petani tersebut, Sabtu (25/4/2020).

Dia merupakan salah satu dari 1.000 mahasiswa penghuni rumah susun mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang. Banyak rekan-rekannya yang telah pulang kampung, dan kini hanya 150 mahasiswa masih bertahan.

Total Rusunawa Undip terdiri atas lima unit gedung, yang setiap unitnya terdiri dari dua bidang dan memiliki lima lantai. Mahasiswa yang menghuni rusunawa tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan terdapat juga mahasiswa dari negara sahabat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut