Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Pusing Ditagih Utang, Warga Banyumas Pasang Spanduk Tolak Bank Keliling Masuk Desa

Sabtu, 25 April 2020 - 14:00:00 WIB
Pusing Ditagih Utang, Warga Banyumas Pasang Spanduk Tolak Bank Keliling Masuk Desa
Pengumuman rentenir, koperasi dan bank keliling dilarang masuk desa di Kecamatan Wangon, Banyumas (Foto: iNews/Saladin Ayyubi)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUMAS, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga selesai mempengaruhi keuangan sejumlah warga. Warga yang pusing saat ditagih utang pun memasang spanduk penolakan bank keliling masuk ke desanya.

Salah satu warga yang sudah melakukan antisipasi hal tersebut yakni masyarakat di wilayah Banyumas, Jawa Tengah. Sejumlah pintu masuk ke desa-desa di Kecamatan Wangon kini banyak terpasang spanduk bertuliskan penolakan bank harian masuk wilayahnya.

Pemasangan spanduk penolakan ini dilakukan warga karena kedatangan para penagih hutang harian. Sementara, kondisi keuangan mereka terganggu karena wabah virus corona.

Menanggapi hal itu, beberapa pihak mengajak bank harian untuk bisa menyelesaikan dengan cara bijak melihat kondisi saat ini.

"Kan sudah ada imbauan dari pak Jokowi bahwa bank atau perusahan pembiayaan seperti koperasi dan lainnya untuk mengangguhka penagihan kepada masyarakat," ucap Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Pancasila Eko Subagyo, Sabtu (25/4/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut