Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 29 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
Advertisement . Scroll to see content

Reka Ulang Mutilasi Banyumas: Korban Tewas Dipukul Palu saat Berhubungan Intim

Sabtu, 13 Juli 2019 - 22:10:00 WIB
Reka Ulang Mutilasi Banyumas: Korban Tewas Dipukul Palu saat Berhubungan Intim
Pelaku saat menunjukkan adegan menghabisi nyawa korban dengan memukulkan palu dari arah belakang saat berhubungan intim di kamar kos wilayah Bandung. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Polisi menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus temuan mayat mutilasi di Banyumas dengan korban Komsatun Wachidah (51), seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung. Reka ulang berlangsung di TKP pembunuhan, yakni sebuah tempat kos yang disewa tersangka Deni Prianto (37) di kawasan Rancasari, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2019).

Dalam reka ulang, beberapa fakta baru terungkap. Di mana pada lokasi ini, tersangka menghabisi nyawa korban yang merupakan selingkuhannya. Setelah memastikan korban tewas, dia memutilasi tubuh korban di kamar mandi kamar menjadi tiga bagian utama. Kemudian tiap bagian itu dipotong lebih kecil yang jumlahnya cukup banyak.

Adegan sadistis pembunuhan ini berawal saat kedua pasangan selingkuh ini tiba di kamar kos. Begitu sampai, korban sempat membuatkan tersangka minuman teh.

“Setelah itu saya menarik lengan korban dan mencumbunya,” ujar Deni saat memberikan keterangan dalam reka ulang tersebut.

Kedua pasangan selingkuh ini kemudian berhubungan intim dalam kamar kos berukuran kecil tersebut. Ketika posisi korban berada di bawah dan membelakangi tersangka, dia langsung mengambil palu yang sudah disiapkan di bagian sudut ruangan dan memukulkannya ke arah kepala belakang korban. Seketika korban tak sadarkan diri namun masih bergerak. Tersangka kembali menghantamnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut