Ratusan Warga Kendal Berburu Bunga Hias tanpa Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak
Tradisi Pasar Kembang sendiri digelar sehari menjelang Idul Fitri. Kerumunan warga di tradisi Pasar Kembang ini mengkhawatirkan terjadinya klaster penyebaran Chovid-19, karena sebagian warga mengabaikan protokol kesehatan.
Ratusan warga rela berdesakan tanpa menghiraukan protokol kesehatan karena takut kehabisan bunga yang akan menjadi hiasan di rumah saat Lebaran.
“Bunga yang paling dicari warga adalah bunga krisan/sedap malam dan mawar merah,” kata Arofiah, pedagang bunga.
Dia mengatakan untuk harga bunga krisan per batang Rp30.000, sedangkan bunga sedap malam antara Rp25.000 sampai Rp30.000 dan bunga mawar satu batang seharga Rp15.000.
“Kalau model di paket satu paket dijual antara Rp25.000 sampai Rp125.000 tergantung banyak sedikitnya bunga,” katanya.
Pembeli bunga Elis mengatakan membeli bunga merupakan tradisi tiap Lebaran agar ruangan terkesan harum dan indah dipasang bunga sedap malam dan krisan.
Sementara untuk bunga tabur yang akan dibawa untuk ziarah makam, satu bungkur Rp5000 berisi empat macam bunga. Namun demikian, penjual bunga tabur juga / juga kebanjiran pembeli untuk berziarah ke makam mulai sore ini hingga besok pagi.
Editor: Ahmad Antoni