Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan
Advertisement . Scroll to see content

Putra Mahkota Sebut Percuma Republik kalau Cuma untuk Membohongi, LDA Keraton Solo Bereaksi

Selasa, 04 Maret 2025 - 13:25:00 WIB
Putra Mahkota Sebut Percuma Republik kalau Cuma untuk Membohongi, LDA Keraton Solo Bereaksi
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Solo, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Ketua Lembaga Hukum Keraton Solo, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Eddy S. Wirabhumi menuturkan, sikap putera Raja Paku Buwono (PB) XIII menimbulkan berbagai asumsi yang berkembang di masyarakat.

Ketua Umum Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) ini juga mengungkapkan, pernyataan itu menimbulkan tanda tanya besar di lingkungan para raja-raja di seluruh Nusantara.

“Perlu diketahui bahwa para raja, sultan dan pemangku adat seluruh Nusantara sudah bersepakat dulu saat bersama-sama mendirikan negara bangsa ini, mulai dari persidangan di BPUPKI maupun PPKI. Kemudian kesepakatan tertuang di dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucap Eddy.

Diketahui, pernyataan putra mahkota Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko di akun Instagramnya menarik perhatian publik. 

Tulisan putra mahkota bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram ini, bahkan menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut