Proyek Jalan Lingkar Rembang Terancam Molor Gegara Covid-19, Bupati Lobi Pemerintah Pusat
REMBANG, iNews.id – Rencana pembangunan jalan lingkar Rembang, Jawa Tengah (Jateng) terancam molor karena dampak pandemi Covid-19. Padahal dokumen detail desainnya sudah jadi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Rembang, Sugiharto mengatakan, pada awalnya pembangunan fisik jalan lingkar akan ditanggung pemerintah pusat. Sedangkan khusus pembebasan lahan dibiayai Pemerintah Kabupaten Rembang. Kala itu disanggupi dan muncul dana pembebasan lahan sekira Rp100 miliar.
“Kami bersama Bappeda seingat saya 2–3 kali mengikuti rapat dengan Bina Marga Pusat. Ada pembagian, pembangunan jalan lingkar ditanggung pusat, daerah dibebani pembebasan lahan dan pak Bupati waktu itu menyanggupi," kata, Kamis (10/9/2020)
Menurut Sugiharto, tahapan normal kegiatan sebuah proyek jalan, manakala tahun 2020 ini detail desainnya sudah jadi, 2021 dilanjutkan pembebasan lahan dan tahun 2022 mulai dilaksanakan. Tapi pada rencana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2021, biaya pembebasan lahan jalan lingkar Rp 100 Milyar belum dialokasikan, karena anggaran masih terkonsentrasi untuk penanganan Covid-19.
Rencananya, Pemkab Rembang ingin melobi pemerintah pusat, supaya pembangunan fisik dan pembebasan lahan jalan lingkar, diatasi semua pemerintah pusat.