Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebijakan Kita Goes to Campus di UGM, Mahasiswa Diajak Hidupkan Kembali Dialog Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Profil Prof Achmad Sumitro yang Disebut Pembimbing Skripsi Jokowi, Nama Tulisan Berbeda?

Sabtu, 26 April 2025 - 12:27:00 WIB
Profil Prof Achmad Sumitro yang Disebut Pembimbing Skripsi Jokowi, Nama Tulisan Berbeda?
Skripsi Jokowi yang ada perbedaan nama pembimbing Prof Dr Ir Achmad Soemitro seharusnya Prof Dr Ir Achmad Sumitro. (Foto: iNews/Roy Suryo) 
Advertisement . Scroll to see content

Selanjutnya dia menunjukkan bagian pengesahan skripsi Jokowi berjudul 'Studi Tentang Pola Konsumen Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta'. Skripsi ini ditandatangani di Yogyakarta tahun 1985 oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM Prof Dr Soenardi Prawiroharmojo dan Pembimbing Utara Prof Dr Ir Achmad Soemitro (Data UGM Prof Dr Ir Achmad Sumitro). 

"Bahkan tanda tangan Prof Dr Ir Achmad Sumitro (Pembimbing Utama Skripsi Jokowi) sudah dikonfirmasi oleh putrinya Prof Achmad Sumitro, bukan itu nama Bapaknya. Prof Dr Achmad Sumitro pakai (huruf) U bukan OE seperti yang ada di skripsi. Tanda tangannya juga beda," kata Roy Suryo.

Profil Prof Achmad Sumitro yang Disebut Pembimbing Skripsi Jokowi

Prof Dr Ir Achmad Sumitro Purwodipoero merupakan salah satu guru besar terbaik UGM. Dia tutup usia pada hari Senin, 21 September 2009 pukul 17.30 di RSUP Sardjito, Yogyakarta.

Guru besar emeritus Fakultas kehutanan UGM ini meninggal dalam usia 74 tahun. Profesor yang juga mantan Dekan Fakultas Kehutanan UGM ini dimakamkan pada Selasa, 22 September 2009 pukul 14.00 di peristirahatan terakhir keluarga besar UGM, Sawitsari.

"Dunia pendidikan, terutama disiplin ilmu pengolahan hutan, merasa sangat kehilangan salah seorang tokoh terbaiknya," tulis laman UGM dikutip Sabtu (26/4/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut