Pria Bakar Alquran di Pemalang, MUI: Serahkan Kasus Hukum ke Polisi
Menurut Kapolres, pelaku yang sudah dikarunia seorang anak itu mengalami depresi setelah bercerai dengan istrinya, Mei 2019 lalu. Setelah itu pelaku sering meneror dan mengancam warga sekitar. “Dari keterangan sementara, pelaku mengaku dapat bisikan untuk melakukan pembakaran Alquran,” ujarnya.
Sebelumnya, warga yang berada di lokasi kejadian merupaya mencegah Nuril untuk tidak membakar Alquran. Namun, Nuril menolak dan tetap nekat melakukan aksinya. Tak lama, warga akhirnya melaporkan ke polisi. Pelaku langsung diamankan pilisi dengan barang bukti sisa kertas Alquran yang dibakar.
Kakak pelaku, Fatihin mengaku Nuril sering mengatakan hal-hal aneh setelah bercerai dengan istrinya. "Tingkahnya itu mulai aneh-aneh. Katanya ada bisikan-bisikan. Di rumah itu apa saja dibakar," kata Fatihin.
Editor: Kastolani Marzuki