SOLO, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingati Hari Batik Nasional bersama 500 pembatik di Solo, Rabu (2/9/2019). Para pembatik yang di antaranya pelajar dari berbagai sekolah itu dihadirkan sebagai simbol bahwa batik yang diakui UNESCO pada 2 Oktober 2009, akan terus dilestarikan di Indonesia.
Presiden Jokowi datang ke Puro Mangkunegaran, Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Banjarsari Surakarta, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Keduanya mengenakan batik. Presiden memakai batik dominan cokelat dan Ibu Negara mengenakan kebaya merah dengan selendang dan kain batik.
Google Ikut Rayakan Hari Batik Nasional lewat Doodle
Kedatangan Jokowi disambut oleh sejumlah pejabat. Jokowi kemudian langsung menyapa para pembatik dan masyarakat yang telah hadir dan menantinya di tempat acara puncak Hari Batik Nasional 2019 dengan tema “membatik untuk negeri”.
Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Jultin Ginandjar Kartasasmita yang menyelenggarakan acara itu mengatakan, batik merupakan aset bangsa Indonesia. Pihaknya merayakan Hari Batik Nasional dalam rangka melestarikan batik.
Hari Batik Nasional 2 Oktober, Gubernur Khofifah: Saya Ini Batikholic
“Hari Batik Nasional bertujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap batik tradisional Indonesia sehingga pasar batik selalu dapat bangkit kembali. Kegiatan ini juga dilakukan sebagai simbol dukungan dan kecintaan pemerintah serta masyarakat terhadap batik Indonesia,” katanya.