Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jurnalis Protes Buang ID Card usai Diusir Liput Arahan Gubernur Pasca-OTT Bupati Pekalongan
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Jilid PertamaTak Efektif, Ganjar Usul Seluruh Jawa Bali Berlakukan PPKM Serentak

Senin, 01 Februari 2021 - 06:29:00 WIB
PPKM Jilid PertamaTak Efektif, Ganjar Usul Seluruh Jawa Bali Berlakukan PPKM Serentak
Gubernur Ganjar Pranowo gowes keliling kota Semarang sambil patroli dengan pengeras suara mengingatkan warga disiplin prokes. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Secara hasil, pelaksanaan PPKM jilid pertama di Jateng kata dia, sudah menunjukkan hasil positif. Dari tingkat penanganan rumah sakit, saat ini Bed Occupacion Rate (BOR) atau angka rata-rata keterisian tempat tidur di rumah sakit Jateng berada di bawah 60 persen semuanya.

"Jadi capaiannya muncul dari sisi penanganan kesehatan. Tempat tidur isolasi dan ICU semuanya terkendali. Bahkan untuk tempat isolasi terpusat yang kami sediakan, sampai hari ini tidak pernah penuh," ujarnya.

Memang menurutnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, khususnya pada tingkat partisipasi masyarakat. Nantinya, potensi-potensi kerumunan akan dilakukan penataan dengan baik, seperti pasar, mall dan sebagainya.

"Ada banyak yang bisa dilakukan disisa waktu seminggu ini. Penataan-penataan di tingkat Kabupaten/Kota yang ada yang mengalami peningkatan. Tadi dilaporkan pak Menko, ada beberapa Kabupaten/Kota yang mengalami peningkatan di Jateng selama PPKM, yakni Kabupaten Semarang, Kota Solo dan Kabupaten Jepara. Nanti tiga ini akan kami dampingi agar kemudian bisa terkendali," ujarnya.

Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh pada rapat koordinasi Senin (1/2/2021). Nantinya, akan di bahas tentang pelaksanaan PPKM itu dan berbagai agenda perbaikan akan dibahas bersama bupati/wali kota.

"Besok (hari ini) akan kami bahas, termasuk tiga daerah yang disebut ada kenaikan itu. Kita akan rapat untuk melakukan perbaikan-perbaikan," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut