Powerslaves, Band Legendaris Semarang Siapkan Buku Biografi Perjalanan Bermusik 30 Tahun
Wiwiex Soedarno akan mengisahkan secara detail penyebab dirinya dipecat Powerslaves usai album Metal Cartoon diluncurkan pada 1996. Dia juga siap mengungkap alasannya kembali ke band yang dicintainya ini.
Buku Find Our Love Again: 30 Tahun Jejak Rekam Powerslaves juga meliputi komentar ekstensif dari Agung Yudha (drum) dan dua additional guitarist saat ini; Robbie Rahman dan Ambang Christ. Tidak ketinggalan, ada sedikit kisah tentang pensiunnya Andry Muhammad yang dituturkan oleh Anwar Fatahillah.
Dua orang yang merupakan bagian dari saga Powerslaves selama era keemasan, DD Crow dan Acho Jibrani, juga mengungkap kisah-kisah seru. DD Crow buka-bukaan tentang konfliknya dengan Anwar Fatahillah saat formasi album Ga Bakal Mati !!! dibubarkan.
Sementara Acho Jibrani, mengungkap penyebab dirinya dipecat dari band yang dilengkapi cerita berimbang dari pihak band.
Buku tersebut ditulis wartawan musik Riki Noviana yang juga penggemar band. Dia mewawancarai empat anggota band selama lebih dari satu tahun untuk membuat buku ini.
Dia menulis jalan panjang Powerslaves dari panggung kecil di daerah hingga panggung besar di ibu kota yang membuat mereka jadi duta rock and roll.
Buku ini akan menampilkan kata pengantar dari wartawan musik senior Denny MR, prolog dari pendiri Musikeras.com, Mudya Mustamin dan epilog dari eks pemimpin redaksi majalah HAI, Danie Satrio. Jepretan memorabilia dan foto-foto konser juga bersemayam di dalamnya.
Editor: Ahmad Antoni