Ponpes di Wonogiri Jadi Klaster Covid-19, Gus Yasin Angkat Bicara
“Salaman bil qolbi itu artinya bersalaman dengan hati. Mulai sekarang harus dipraktikkan. Apalagi situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung,” ujarnya.
Selain disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, Wagub Jateng itu juga meminta ponpes menggalakkan program Jaga Santri untuk mencegah ponpes jadi klaster Covid-19 seperti di Wonogiri. Program Jaga Santri seperti halnya Jaga Tangga, merupakan kiat yang efektif dalam mencegah penularan Covid-19.
Sementara soal riwayat penularan Covid-19 di lingkungan ponpes di Sempon, Wonogiri, yang menjadi klaster, Gus Yasin menyebut awalnya dari keluarga pengurus ponpes yang melakukan perjalanan ke wilayah zona merah.
“Setelah pulang dia terpapar, tapi gejalanya tidak ketahuan. Hal itu yang menjadikan penularan,” ucapnya.
Hingga saat ini total sudah ada 37 orang yang dinyatakan terpapar Covid-19 dari klaster ponpes di Sempon, Wonogiri. Dari jumlah sebanyak itu, delapan orang di antaranya merupakan warga luar Wonogiri.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Ponpes Di Wonogiri Jadi Klaster Covid-19, Ini Imbauan Wagub Jateng Untuk Para Santri"
Editor: Nani Suherni