Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Disertai Mutilasi di Sukoharjo dan Solo

Selasa, 30 Mei 2023 - 10:41:00 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Disertai Mutilasi di Sukoharjo dan Solo
Pelaku kasus pembunuhan mutilasi saat dibawa oleh petugas dalam pemeriksaan di Mapolres Sukoharjo , Selasa (30/5/2023). (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Tim gabungan Polres Sukoharjo dan Polresta Solo yang dibackup Ditreskrimum Polda Jateng berhasil membekuk pelaku pembunuhan disertai mutilasi yang potongan mayatnya dibuang di wilayah Sukoharjo dan Solo. Pelaku Suyono alias Yono (50) warga Laweyan, Kota Solo ditangkap polisi di daerah Widororejo, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo pada 28 Mei 2023.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur saat penangkapan karena tersangka melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap. Kini tersangka ditahan untuk kepentingan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan, kasus pembunuhan disertai mutilasi ini terungkap setelah tim gabungan bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara. Tim gabungan turut bekerja sama dengan tim Inafis, Labfor, dan Biddokkes Polda Jateng yang dipimpin oleh Kabbiddokkes Kombes Pol Dokter Sumy Hastry Purwanti selaku Ketua Tim DVI Polda Jateng.

"Pengungkapan perkara dilakukan dengan metode scientific crime investigation guna mendapatkan bukti-bukti yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah yaitu potongan tubuh manusia yang ditemukan di berbagai lokasi," kata Iqbal siaran pers yang diterima, Selasa (30/5/2023).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil autopsi tim DVI dan Inafis Polda Jateng, potongan tubuh tersebut identik milik satu orang tubuh manusia (jenazah). Pada potongan kepala, terdapat dua luka terbuka akibat kekerasan benda tajam yang menimbulkan pendarahan yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut