Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Periksa Dukun dalam Kasus Pembunuhan ASN Semarang, Pengacara Iwan Budi Bilang Begini

Kamis, 03 November 2022 - 06:30:00 WIB
 Polisi Periksa Dukun dalam Kasus Pembunuhan ASN Semarang, Pengacara Iwan Budi Bilang Begini
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan perkembangan penyelidikan kematian PNS Pemkot Semarang Iwan Budi P. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian, muncul ada dukun yang terkait dengan istri dari anggota TNI yang jadi saksi ingin dipromosikan jadi Kabid II.  “Coba dinyatakan pegawai Bapenda terkait dukun itu, kan tidak ada yang tahu. ini masalah privasi ya,” kata Yunantyo, Rabu (2/11/2022).

“Jadi itu masih dengar-dengar, belum fix bahwa Iwan Budi dipromosikan menjadi Kabid II Bapenda,” katanya.

Di sisi lain, Polrestabes Semarang masih mendalami motif promosi jabatan dalam kasus pembunuhan Iwan Budi. Ini dilakukan setelah motif kasus korupsi yang diduga melatar belakangi pembunuhan, ternyata tidak ada unsur korupsi.

Selain motif promosi jabatan, juga akan diselidiki hubungan pribadi korban sebelum dinyatakan hilang, dan kemudian ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dengan tubuh hangus terbakar. 

“Seiring tidak adanya motif korupsi yang diduga melatarbelakangi pembunuhan Iwan Budi ini, penyidik mengubah arah penyidikan ke dugaan motif lain, yaitu tentang perpindahan jabatan dan hubungan pribadi korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan.

Yunantyo mengapresiasi kinerja kepolisian yang menindaklanjuti informasi sekecil apapun. Saat ini kepolisian masih bekerja menggunakan scientific investigation, karena sulitnyamendapatkan pengakuan dari pelaku. “Kita apresiasi, meski belum terungkap, tapi polisi masih bekerja,” ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut