Polisi Bongkar Jaringan Pengoplosan Gas LPG Subsidi di Semarang Beromzet Miliaran
SEMARANG, iNews.id – Praktik pengoplosan gasLPG subsidi dibongkar Polda Jawa Tengah. Dalam pengungkapan tersebut, empat pelaku yang diduga meraup omzet hingga miliaran rupiah hanya dalam waktu 2 bulan.
Dalam operasi pengungkapan pengoplosan gas LPG subsidi ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng menggerebek tiga gudang yang dijadikan lokasi penyuntikan gas di wilayah Semarang dan sekitarnya. Gudang tersebut berada di Banyumanik, Gunungpati, serta Ungaran Barat.
Polisi menyita total 2.178 tabung gas dari berbagai ukuran. Barang bukti tersebut terdiri atas 1.780 tabung LPG 3 kilogram, 138 tabung LPG 5,5 kilogram, 220 tabung LPG 12 kilogram, serta 40 tabung LPG 50 kilogram.
Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto mengatakan, pengungkapan berdasar laporan masyarakat terkait kelangkaan serta meningkatnya harga gas LPG 3 kilogram di pasaran. Petugas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan.
"Dari hasil penyelidikan petugas menemukan adanya praktik penyalahgunaan LPG subsidi dengan cara memindahkan atau menyuntikkan isi gas LPG 3 kilogram ke tabung gas LPG non subsidi," ujarnya didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dikutip dari iNews Muria Sabtu (24/1/2026).