Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Petani di Semarang 23 Tahun Tak Gunakan Pupuk Subsidi Pilih Pakai Organik, Ini Alasannya

Kamis, 29 September 2022 - 12:38:00 WIB
Petani di Semarang 23 Tahun Tak Gunakan Pupuk Subsidi Pilih Pakai Organik, Ini Alasannya
Aktivitas petani menggunakan pupuk organik. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Mustafa menyarankan, bagi para petani konvensional agar beralih menggunakan pupuk organik, hal ini sangat menjadi solusi bagi ketergantungan pupuk kimia.

"Petani konvensional yang harus beralih ke pupuk organik, ya ini satu-satunya solusi. Tapi Kalau dipetani Albarokah bukan hanya solusi, itu menjadi ideologi di Albarokah, karena sudah 23 tahun tidak memakai pupuk kimia sintetik," katanya.

Saat ditanya mengenai harga produksi, kata Musthofa, tidaklah mahal, apalagi bahan bakunya mudah didapat dan ada disekeliling para petani.

"Ya mahal yang anorganik dong, Wong itu bahan-bahannya organik ada di sekeliling kita. Sekarang itu banyak beberapa dinas, pendes, Bumdes belajarnya ke Albaroka. Mahalnya pupuk kimia sintetik itu sekarang banyak yang mulai beralih. Kalau bahan itu ada di sekitar kita, cuman kita butuh teknologi, butuh inovasi dan  butuh kreativitas," ujarnya.

Namun demikian, kata dia, pemerintah sebenarnya sangat mendukung bagi para petani dalam menggunakan pupuk organik. Salah satunya di Kementerian dengan program Unit Pengelolaan Pupuk Organik (UPPO).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut