Pemkot Semarang Angkat Potensi Durian Lokal dengan Pensertifikatan hingga Pemasaran
"Durian Malika ini sudah disertifikat oleh Pemerintah Kota Semarang, artinya ini sudah menjadi aset milik Pemkot. Tentunya kita harus memberikan support dan mengembangkan," kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, Selasa (30/10).
Menurutnya, durian Malika telah dikembangkan dan diduplikasi sebanyak 22 buah. "Indukan pohon durian Malika ini berusia ratusan tahun dan tinggal satu. Namun Pemkot Semarang berupaya mengembangkan duplikatnya hingga sekarang ada 22 pohon," ujarnya.
Selain membantu dalam mengurus sertifikat, dan izin edar, Pemkot Semarang juga berupaya membantu memperbaiki akses jalan dan pavingisasi menuju kebun durian tersebut.
"Kita juga akan support terkait sumber air. Kita buatkan sumur artetis untuk membantu pengairan. Kemudian juga penangkal petir, dua hal ini cukup penting, sehingga akan segera kami bantu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan, dahulu Kota Semarang mempunyai durian unggulan Nasional yakni Durian Kholil.
Namun, karena kelengahan pimpinan terdahulu, durian Kholil tidak mendapat pengembangan untuk pensertifikatan bahkan pengurusan izin edar.