Pemilik Pabrik PCC di Semarang Kantongi Rp2,7 Miliar per Bulan
Senin, 04 Desember 2017 - 16:34:00 WIB
"Meskipun dibuat skala rumahan, tapi berskala besar. Buktinya alat mereka sudah canggih, dan hasil produksinya jutaan setiap harinya. Pelaku ini menikmati penderitaan anak-anak cucu kita, dengan meracuni, "katanya.
Budi Waseso menyebutkan, pil PCC tersebut diedarkan ke luar Jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi dan beberapa daerah lainnya. Peredaran di luar Jawa karena pelaku sudah memiliki pasar yang cukup besar.
Ironisnya, kata dia, sebagian besar pangsa pasarnya adalah anak-anak, dan pengaruhnya seperti tembakau gorila. Kalau berlebihan bisa berhalusinasi. Terbukti, sudah ada korban jiwa akibat penggunaan PCC.
Editor: Kastolani Marzuki