Pasien Dalam Pengawasan Korona Meninggal di RS Moewardi Solo
Dia menjelaskan, dari tracking yang dilakukan pihak Rumah Sakit Moewardi Solo diketahui pasien tidak punya riwayat pergi ke luar negeri. Namun pasien tersebut habis mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat pada 25-28 Februari 2020 lalu.
Dokter spesialis paru RS Moewardi Solo, dokter Harsini mengatakan, menurut dokter yang merawat pasien tracking juga dilakukan terhadap keluarga pasien. Meski demikan pihak rumah sakit belum bersedia memberikan hasil dari trackung tersebut.
Hingga kini, RS Moewardi Solo masih merawat satu pasien dalam pengawasan. Pasien tersebut merupakan rekan pasien yang meninggal dunia dan sama sama mengikuti seminar di Bogor.
Diketahui, sebanyak 39 pasien dalam pengawasan (PDP) korona dirawat di rumah sakit di Jawa Tengah. 35 orang dinyatakan negatif dan sudah dipulangkan. Sedangkan dua pasien meninggal di Semarang dan Solo. Dua pasien lagi masih dalam perawatan dengan status pasien dalam pengawasan.
Editor: Kastolani Marzuki