Pascagempa Banjarnegara, Warga Trauma dan Berjaga-jaga di Luar Rumah
BANJARNEGARA, iNews.id – Pascagempa bumi berkekuatan 4,4 Skala Richter (SR) yang merusak ratusan rumah di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), warga hingga saat ini masih panik dan trauma. Warga Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening, yang terdampak gempa, memilih tinggal di luar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.
Gempa bumi mengakibatkan ratusan bangunan rumah warga, tempat ibadah, dan sekolah mengalami rusak parah. Hingga saat ini, petugas dari Tim SAR gabungan, polisi, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terus melakukan pencarian dan mengevakuasi korban yang dimungkinkan masih tertimbun.
Data sementara, gempa menyebabkan satu korban tewas sementara puluhan warga lain mengalami luka luka akibat tertimpa material bangunan. Gempa membuat sebanyak 500 jiwa atau 136 kepala keluarga (KK) mengungsi ke sejumlah titik.
“Kami masih trauma setelah gempa bumi tadi. Rumah saya hancur, perabotan juga hancur semua. Padahal, goncangannya tadi tidak begitu terasa. Anak sudah saya titipkan ke rumah keluarga. Kalau saya masih nunggu kabar di sini,” kata korban gempa bumi, Dartimah.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah membuka posko darurat dan dapur umur. Petugas juga masih mendata korban di lapangan. BPBD mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada serta tidak berada di bawah bangunan yang nyaris roboh akibat gempa.