Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong
Advertisement . Scroll to see content

Momen Haru Pelukan Terakhir Serda Wahyu Diyas saat Berpamitan dengan Ibunya

Senin, 26 April 2021 - 12:04:00 WIB
Momen Haru Pelukan Terakhir Serda Wahyu Diyas saat Berpamitan dengan Ibunya
Ibu Serda Wahyu Diyas mengenang putranya saat berpamitan sebelum berangkat tugas bersama KRI Nanggala-402. (iNews/Rustaman Nusantara)
Advertisement . Scroll to see content

GROBOGAN, iNews.id – Duka menyelimuti keluarga Serda Wahyu Diyas, awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam insiden tenggelamnya kapal selam di perairan utara Bali. Sarinah, ibunda Serda Wahyu di Desa Kalisari, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan. masih terlihat syok.

Hingga saat ini, Sarinah masih tidak percaya jika anak pertama dari tiga bersaudara ini ikut menjadi korban tenggelamnya KRI-402. Meski pada Minggu (25/4/2021) malam, sudah mendapatkan kabar bahwa ke-53 awak KRI Nanggala telah dinyatakan gugur.

Sarinah pun tak kuasa menahan air mata ketika para kerabat dan anggota Koramil Kradenan datang untuk ikut berbela sungkawa.

Dia menceritakan kedatangan anaknya tiga hari sebelum terjadi musibah kapal tenggelam adalah pertemuan untuk terakhir kalinya.

“Sebelum berpamitan untuk kembali bertugas, Diyas sempat mencium dan memeluk  dengan perasaan yang berbeda hingga berulang kali,” kata Sarinah, Senin (26/4/2021). “Dalam pelukan terakhir ini terasa sangat berbeda, ada rasa sedih yang mendalam,” katanya.
  
Dia mengatakan, anaknya sempat menceritakan kepadanya bahwa kapal yang akan dipergunakan latihan menembak torpedo beberapa hari lalu adalah kapal yang sudah berusia tua. “Sehingga saya diminta untuk mengikhlaskannya,” ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut