Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Remaja di Bogor Tewas Dipatuk Ular Weling, 1 Korban Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Mengerikan, Tangan Pria Ini Menghitam hingga Melepuh usai Digigit Ular Berbisa

Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:43:00 WIB
Mengerikan, Tangan Pria Ini Menghitam hingga Melepuh usai Digigit Ular Berbisa
Sukarelawan PMI Sragen membujuk Wagiyo, korban gigitan ular berbisa di rumahnya di Dukuh Jatirejo, Ngargosari, Sumberlawang, Sragen, Rabu (30/9/2020) (Foto: Istimewa/PMI S
Advertisement . Scroll to see content

Alih-alih sembuh, dampak gigitan ular itu justru semakin mengganas. Selain membengkak, lengan kanan Wagiyo juga melepuh dan menghitam seperti gosong. Terdapat benjolan-benjolan di permukaan kulit yang berisi cairan. Kondisi itu membuat lengan kanan Wagiyo sulit untuk digerakkan.

Pada Rabu (30/9/2020) sore, sukarelawan dari PMI Sragen datang untuk menjemput Wagiyo dan membawanya ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Pemerintah Desa (Pemdes) Ngargosari juga datang untuk membujuk Wagiyo supaya mau dibawa ke rumah sakit.

Lagi-lagi, bujukan dari sukarelawan PMI, Pemdes Ngargosari dan keluarga tidak bisa mengubah pendirian dari Wagiyo. Dia tetap bersikukuh tak mau dibawa ke RS dengan dalih tetangganya yang pernah dirawat di rumah sakit akibat gigitan ular justru meninggal dunia.

“Sukarelawan datang dengan memakai APD [alat pelindung diri] level 2 sesuai protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Ambulans Rescue Medic Alfa 02 PMI Sragen sudah tiba di lokasi. Namun, yang bersangkutan tetap tidak mau dibawa ke rumah sakit,” kata Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno, Kamis (1/10/2020).

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Digigit Ular Berbisa, Tangan Warga Sumberlawang Ini Bentuknya Bikin Ngeri"

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut