Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Remaja di Bogor Tewas Dipatuk Ular Weling, 1 Korban Kritis
Advertisement . Scroll to see content

Mengerikan, Tangan Pria Ini Menghitam hingga Melepuh usai Digigit Ular Berbisa

Kamis, 01 Oktober 2020 - 14:43:00 WIB
Mengerikan, Tangan Pria Ini Menghitam hingga Melepuh usai Digigit Ular Berbisa
Sukarelawan PMI Sragen membujuk Wagiyo, korban gigitan ular berbisa di rumahnya di Dukuh Jatirejo, Ngargosari, Sumberlawang, Sragen, Rabu (30/9/2020) (Foto: Istimewa/PMI S
Advertisement . Scroll to see content

SRAGEN, iNews.id - Nasib tragis dialami Wagiyo (45) warga RT 19, Dukuh Jatirejo, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Akibat digigit ular berbisa jenis bandotan (Calloselasma rhodostoma), tangan kanan Wagiyo bengkak, melepuh, dan berwarna hitam hingga sulit digerakkan.

Dikutip dari Solopos.com, gigitan ular itu didapat Wagiyo saat dia membersihkan ladangnya pada Senin (28/9/2020). Selesai membabat rumput dan dedaunan, dia beristirahat sejenak dengan duduk di atas bebatuan. Tanpa disangka, dari celah batu itu terdapat ular bandotan yang dikenal berbisa dengan racun tinggi.

Ular itu tiba-tiba menggigit lengan kanan Wagiyo. Spontan Wagiyo mengibaskan lengan kanannya hingga gigitan ular itu terlepas. Sambil menahan sakit akibat gigitan ular, Wagiyo pun pulang dan menganggap semua akan baik-baik saja. Namun, beberapa saat kemudian, dia merasakan nyeri yang luar biasa pada lengan kanannya.

Setelah dibujuk rayu keluarga, Wagiyo akhirnya bersedia dibawa ke RSUD dr Soeratno Gemolong. Namun, saat itu dia menolak saran dokter untuk dirawat inap.

Kondisi tangan Wagiyo setelah digigit ular. (Foto: Istimewa/PMI Sragen)
Kondisi tangan Wagiyo setelah digigit ular. (Foto: Istimewa/PMI Sragen)

Dia hanya minta dirawat jalan dengan diberi sejumlah obat pereda nyeri. Setelah diminum beberapa hari, obat itu ternyata tidak cukup efektif menangkal racun ular.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut