Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yai Mim Tersangka Pencemaran Nama Baik Meninggal Dunia di Polresta Malang
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang Sosok Buya Syafii Maarif, Masa Kecil Rajin Mengaji hingga Raih Gelar Doktor di AS

Jumat, 27 Mei 2022 - 14:43:00 WIB
Mengenang Sosok Buya Syafii Maarif, Masa Kecil Rajin Mengaji hingga Raih Gelar Doktor di AS
Buya Syafii Maarif (Foto: Muhammadiyah)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Prof Dr Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii Maarif, meninggal dunia, Jumat (27/5/2022), pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman. Sosok Buya Syafii semasa hidupnya menginspirasi banyak orang. 

Apalagi Buya Syafii pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah. Dikutip dari wikipedia, Buya Syafii lahir di Nagari Calau, Sumpur Kudus, Minangkabau pada 31 Mei 1935. Ia merupakan bungsu dari 4 bersaudara. Ayahnya, Ma'rifah Rauf Datuk Rajo Malayu pernah diangkat sebagai kepala suku di kaumnya. 

Sementara sang ibu, Fathiyah, meninggal dunia saat Buya Syafii masih berusia satu setengah tahun. Membuatnya dititip asuhkan kepada sang paman yang bernama Bainah. 

Pada tahun 1942, Buya Syafii mulai mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat (SR - setara SD). Pi'i, sapaan Buya Syafii saat kecil, saat sore hingga malam hari belajar mengaji di surau tak jauh dari tempat tinggalnya. 

Jika harusnya selama enam tahun, Pi'i kecil mampu merampungkan jenjang SR selama lima tahun. Namun, karena beban biaya yang tak sanggup ditanggung oleh ayahnya, Buya Syafii terpaksa tak bisa melanjutkan jenjang sekolah berikutnya hingga beberapa tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut