Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang
Advertisement . Scroll to see content

Mbak Ita Minta Warga Semarang Mulai Konsumsi Makanan Pendamping Beras, Ini Alasannya

Kamis, 05 Oktober 2023 - 15:50:00 WIB
Mbak Ita Minta Warga Semarang Mulai Konsumsi Makanan Pendamping Beras, Ini Alasannya
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (tengah) menyampaikan keterangan pers kepada wartawan di lobi Balai Kota Semarang terkait rencana kegiatan Festival Pendamping Beras, Kamis (5/10/2023). (Eka Setiawan)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta warganya mulai mengonsumsi makanan pendamping beras. Langkah ini diambil dalam rangka merespons dampak El Nino termasuk kebijakan 22 negara di dunia penghasil beras yang menghentikan ekspornya.

Makanan pendamping beras, salah satunya bisa dari umbi-umbian, termasuk singkong hingga bahan pangan sumber karbohidrat dari tepung sorgum. Langkah-langkah ini penting dilakukan dalam rangka Kota Semarang menuju daulat pangan.  

“Di tengah-tengah adanya fenomena El Nino, harga beras dan gula naik, ini melanda kota-kota di seluruh Indonesia tidak hanya di Semarang. Kebutuhan beras untuk Kota Semarang itu delapan ribu ton per bulan,” ungkap Mbak Ita, sapaannya, saat jumpa pers di Balai Kota Semarang, Kamis (5/10/2023).

Menurutnya, walaupun berasal dari non-beras ataupun gandum, asupan karbohidrat tetap bisa terpenuhi dari aneka makanan pendamping beras itu. Mbak Ita sendiri menyebut 3 bulan terakhir sudah tidak mengonsumsi beras dan gula, namun kondisi fisiknya tetap sehat dan bersemangat.

“Masih bisa pimpin rapat sampai subuh-subuh. Kami berinisiatif (pendamping beras) ini juga dorongan dari Ibu Megawati Soekarnoputri Presiden ke-5 untuk bisa melakukan kegiatan pendamping beras. Termasuk juga dari Bapak Presiden (Jokowi) yang diteruskan lagi ke Mendagri,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut